Home

welcome

Da Beatmasta adalah kursus dj & turntablist yang terlengkap, terjangkau dan berkualitas dgn menggunakan metode turntable dan manual beatmatching di awal kursus dan paket all in.

Berdiri sejak tahun 2009 di kawasan depok, metode kursus DJ / sekolah DJ privat kami terbukti menjadikan siswa didik kami menjadi lebih berkualitas dengan skill yg lebih luas namun dapat dicapai dalam waktu singkat dan lebih murah.
 
 
Benda apakah Turntable itu?
 
Dalam satu set alat DJ itu terdiri minimum dari 2 player dan 1 buah mixer. Player sekarang terdiri dari 3 buah jenis utama seperti Turntable, CD DJ dan Controller. Turntable adalah alat pemutar piringan hitam dan merupakan cikal bakal ditemukannya skill DJ. Meskipun turntable itu sekarang jarang terlihat (di Indonesia ada di club2 yang besar/ ternama), namun hingga detik ini masih dipakai di seluruh dunia sebagai alat DJ yg paling powerful dan memiliki daya tahan tinggi dan digunakan di seluruh dunia bersamaan dengan alat dj lain. Jika ada orang yang menganggap bahwa turntable itu kuno dan ketinggalan jaman, berartii mereka tidak melek teknologi dan mungkin tinggal di pedalaman :D . Turntable itu masih diciptakan hingga detik ini. Dan faktanya sekarang justru sudah bertransformasi lebih canggih dengan teknologi DVS (Digital Vinyl System). Dengan DVS, kita tidak perlu lagi repot mencari toko penjual piringan hitam. DJ tidak perlu lagi berat2 membawa box besar berisi ratusan piringan hitam untuk perform. Dengan DVS pun lebih hemat karena jika memakai sistem piringan hitam konvensional, 1 keping piringan hitam bisa berharga 400-500rb perkeping (berisi hanya 2-4 lagu) di pasaran internasional, namun dengan DVS cukup dengan investasi sekitar 4-5jt kita sudah bisa memainkan JUTAAN Lagu unlimited. Lebih hemat bukan? Karena teknologi DVS berfungsi untuk memainkan file2 audio digital yang ada di Laptop sehingga bisa dimainkan menggunakan hanya 2 buah piringan hitam / timecoded vinyl khusus yang datang bersama DVS sampai sepuasnya dan berjam-jam tanpa perlu mengganti dengan piringan hitam lain dan dapat dimainkan sama persis dengan feel yang sama seperti ph yang konvensional. Secara fisik pula, turntable berbeda dengan CD DJ, turntable lebih besar sedikit dan lebih kokoh dan bersifat Moving Platters (piringan berputar), namun CD DJ tidak berputar. Hal ini akan mengakibatkan beberapa skill DJ tidak dapat terasah dengan baik jika di CD DJ, seperti skill scratch & beatjuggling (sering dimainkan DJ Hiphop / Twerk / Trap / RnB) pasti lebih enak dilakukan di Turntable / alat yg sistemnya moving platters. Tidak mau jadi DJ yg skillnya setengah2 bukan jika cuma pakai CD DJ ? :) . Turntable sendiri sudah bertransformasi juga sebagian menjadi hybrid, sehingga adapula yang tetap bersistem moving platters namun tanpa menggunakan jarum/ stylush, jadi lebih hemat dan canggih lagi seperti merk Numark V7 , Denon SC3900 dan Numark NS7 III.
 
Kenapa harus Turntable & Manual beatmatching di awal kursus ?
 
Turntable bersifat analog dan ini menjadikan turtable alat DJ paling sederhana namun sangat powerful. Tanpa ada bpm display di turntable dan terbatas jarak vinyl dan jarum menjadikan turntable ini benar benar harus dikendalikan berdasarkan feeling dan telinga. Jika mampu mixing menggunakan turntable dan manual beatmatching menggunakan telinga (tanpa melihat angka bpm, grafik waveform dan tanpa pencet sync), maka anda dijamin akan bisa menggunakan semua alat dj merk dan tipe apapun tanpa kesulitan berarti dan hasil mixing lebih mulus dibanding orang yang tidak belajar turntable. Ini seperti analogi anda jika bisa menggunakan kendaraan manual, pasti mampu juga menyetir kendaraan matic bukan? tetapi tidak sebaliknya. Kendaraan bertransmisi manual pun jika dikendalikan akan terasa responsive (seperti di lintasan balap, tidak ada satupun yg menggunakan kendaraan matic), sehingga hasil yg ingin dicapai lebih akurat, tepat dan presisi. Oleh karena itu di dunia ada istilah: Real DJ Play Vinyl (DJ asli main menggunakan vinyl alias piringan hitam). Jadi belajar DJ sangatlah tepat jika diawali dengan belajar Turntable, otomatis anda akan bisa menggunakan cdj, controllers dan alat lain, namun tidak sebaliknya. Tentunya anda tidak mau bukan jika belajar hanya pakai alat digital, namun setelah lulus hanya bisa pakai merk n tipe tertentu saja dan harus kursus lagi untuk alat lain? Lebih baik sekali belajar turntable, namun saat lulus sudah bisa menggunakan semua alat termasuk turntable dan non turntable secara langsung tanpa bingung dan tanpa repot kursus lagi di kemudian hari. Di DaBeatmasta, tentu anda akan belajar semua alat namun diawali dengan Turntable, baru dilanjut dengan cdj dan controller.
 
Lalu, bagaimana sih DJ yg seharusnya (Real DJ) dibandingkan dengan dj yg patut dipertanyakan atau bahkan Fake ? Berikut cara membedakannya.
 
DJ yg patut dipertanyakan adalah:
 
1. Mixing harus melihat angka BPM di alat dj ataupun terus menerus melihat ke arah laptop. Angka kecepatan lagu / bpm itu pada alat / software tidak sepenuhnya akurat. Coba saja mainkan genre rnb, hiphop, trap, twerk,  dsb maka bisa saja bpm sama tetapi suara di speaker saat 2 lagu dimix bersamaan tidak match dan juga sebaliknya. Jika anda DJ tentu tidak mau kehilangan kesempatan dapat job karena anda cuma bisa main dengan genre tertentu yg "aman" saja bukan? Maka dari itu Real DJ harus mampu mixing tanpa melihat angka BPM dan hanya menggunakan telinga. Feeling dan keakuratan telinga tidak akan tertandingi alat apapun dan menjamin mixing anda terdengar lebih mulus dan smooth.
 
2.Perform tapi terlalu banyak aksi dance dan tebar pesona namun alat jarang disentuh atau bahkan tidak disentuh sama sekali. Nah DJ seperti ini yg dinamakan kerja makan gaji buta dan telah membohongi crowd dan clientnya. Biasanya mrk telah merekam hasil mixtape atau dari org lain sehingga dipanggung mrk tinggal dance dan tebar pesona saja. Ini sama saja dengan penyanyi lipsync. Jika anda ketahuan curang atau ada client/crowd yg mengerti cara main dj yg benar, tentunya bisa jadi anda akan diberikan sanksi atau bahkan tidak dipercaya lagi dan akan kehilangan kesempatan dpt job dari client tsb bukan? Jika kita di sisi client, buat apa bayar DJ mahal2 tapi tidak kerja? 
 
3. DJ yg cuma bisa perform dengan alat merk dan tipe tertentu. Jika anda sudah bergelar "DJ" harusnya anda mampu main menggunakan alat dj merk dan tipe apapun tak terkecuali. Ini logikanya sama dengan jika anda sudah bisa berkendara dan punya sim, tentunya anda naik kendaraan apapun anda pasti bisa dan tidak pengaruh merk apapun. Anda tidak mau kehilangan job karena anda tidak mengerti cara menggunakan alat dj yg sudah disiapkan client bukan?
 
Nah itu sebagian ciri dari DJ yg patut dipertanyakan. Jika anda serius mempelajari dan berminat menjadi DJ profesional a.k.a Real DJ maka anda harus minimal mampu menggunakan alat apapun dan mixing tanpa melihat bpm, waveform graphic dan tanpa pencet Sync serta mampu manual beatmatching dan melakukan skill lain seperti scratching, beatjuggling serta menjaga ambience dari crowd. Untuk itu gabung segera dengan kursus dj terlengkap, terjangkau dan berkualitas bersama kami.

Dengan investasi Rp. 2,3 JUTA ALL IN, anda berkesempatan jadi DJ Professional, Remixer, Turntablist, Arranger yg bisa anda aplikasikan untuk kerja di Club, Radio, TV Station, Production House, Freelance DJ, Musisi, Arranger, Soundman, Editor, Radio Spot maker dll

Hubungi:
Da Beatmasta DJ & Turntablist
Jl. Trembesi Sukun no.80, nusantara
Beji - Depok Utara 16421
Telp. 0882 1186 8979
Pin.   D160A50F
Twit @beatmasta
WWW.DABEATMASTA.COM

So, Tunggu apa lagi ? Segera bergabung di Da Beatmasta untuk belajar menjadi DJ Profesional.
 
 

Tags: kursus dj,, terjangkau, murah, berkualitas, turntable, cdj, turntablist, depok, sekolah dj

Print Email

  • /index.php/inside-studio

Technology

CTRLCAP inovasi baru untuk crossfader

CTRLCAP adalah crossfader yang memungkinkan Anda mengakses efek pada software DJ Anda dengan cara menekan fader tsb. Ini akan menggantikan crossfader standar pada mixer atau controller DJ Anda, dan mengirimkan sinyal Midi secara nirkabel ke dongle yang terhubung ke laptop Anda. Ini memungkinkan Anda melakukan kontrol pada perangkat lunak Anda seperti parameter efek dan volume - bahkan dapat digunakan untuk mengendalikan perangkat lunak pencahayaan.

Anda dapat mengirim berbagai sinyal Midi tergantung seberapa keras Anda menekan CTRLCAP, dan kepekaannya untuk terhadap tekanan dapat disesuaikan melalui aplikasi Companion Caps yang menyertainya. Produsen alat ini mengklaim bahwa hal itu dapat berjalan sampai delapan jam dengan sekali charge.

Keren banget kan inovasinya? - DJ digital yang memiliki kontroler yang memiliki banyak kontrol efek onboard mungkin merasa tidak perlu, tapi untuk DJ pemula yang ingin meminimalkan gerakan tangan selama rutinitas, atau untuk portablists yang memiliki kontrol onboard minimal, CTRLCAP mungkin sangat berguna. (Sumber: Digital DJ Tips)

 

Did U Know ?

"FDJ" itu ga perlu !

Jangan kaget. Maksudnya bukan tidak boleh ada DJ wanita (Female DJ), tetapi ini berkaitan dengan istilah "FDJ".  Bahwa pada kenyataannya di Indonesia istilah FDJ banyak dipakai oleh para EO dan DJ dalam mempromosikan event dan DJ wanitanya. Padahal dari awal tehnik DJ diciptakan sampai detik ini, di seluruh belahan dunia istilah bagi orang yang berprofesi memainkan lagu dance ini adalah tetap DJ dan TIDAK ADA pemisahan penyebutan gelar antara DJ pria dan DJ wanita. Jadi di dunia tidak mengenal istilah FDJ (hanya di Indonesia). Bagaimana kekeliruan menggunakan istilah FDJ ini bisa terjadi di Indonesia, biasanya ini diawali oleh ketidaktahuan dan kurangnya informasi / ilmu DJ yg dimiliki EO dan juga ulah dari marketing - marketing EO yang ingin agar eventnya terlihat menarik dengan istilah FDJ. Padahal penggunaan istilah FDJ ini adalah salah, sia-sia dan terkesan (maaf) kurang berpendidikan. Karena, tanpa istilah FDJ pun semua orang bisa tahu bahwa DJ tersebut perempuan hanya dari namanya. Contoh : Baby A atau Anna. Orang langsung tahu bahwa Baby A dan Anna itu perempuan bukan ? tanpa kita harus pertegas lagi dengan "FDJ" Baby A atau "FDJ" Anna. Dan untuk daya tarik flyer / poster ? ah rasanya juga ga penting. Cukup pakai nama atau gelar DJ juga orang akan tahu DJ tsb pria atau wanita, apalagi seringkali disertakan fotonya bukan? Malu ah kalo sampai dibilang "ih Norak" hanya gara gara pamer pake istilah "FDJ". Stop penggunaan istilah FDJ ya guyz, Be Smart DJ :)