Fake DJ Dapat Membahayakan Real DJ

Jangan gunakan istilah FDJ lagi meskipun ia DJ wanita, maka cukup sebutlah ia sebagai DJ saja karena dari namanya pun sudah tau ia pasti DJ perempuan. Misal DJ Cindy, pasti perempuan, ga perlu tambah F. Kalo semua ada tambah F jadinya nanti ada Fdokter, Fdriver, Fkeyboardist dll, ga lucu kan. Istilah FDJ itu adalah gimmick marketing yang bodoh di Indonesia. Semua orang tau diluar negeri sana bahwa FDJ itu adalah istilah buat Fake DJ yang diperuntukan bagi orang yang melakukan kegiatan seolah olah dia adalah seorang DJ padahal tidak sama sekali ( F = fake = palsu )

Fake DJ ini membahayakan bagi dunia dj dan entertainment di negara tsb. Rate fee dj lokal jadi rusak, kualitas bermusik yang itu itu aja tanpa ada perkembangan genre dan yang fatal adalah dance scene lokal beda jauh dengan jika kita melihat atau kedatangan dj lain dari luar negeri. Tapi Fake DJ bukan di Indonesia aja , diluar negeri juga ada tapi lebih sedikit.

Secara kasat mata bagi orang awam ia akan terlihat sama dengan dj pada umumnya. Memutar lagu remix dan dance. Tapi ya justru itu belangnya karena hanya itu bisanya, Yuk simak artikel ini cara membedakan Fake DJ supaya kamu ga tertipu belajar jadi Fake DJ atau jadi crowd dan EO yang keluar duit mahal cuma buat lihat Fake DJ,

Cara membedakan Fake DJ dengan Real DJ:

  • Pertama: Fake DJ selalu pencet SYNC. Mereka tidak memiliki feel bermusik dan tidak dapat merasakan lagu mana yang lebih cepat atau lambat, sehingga dengan pencet Sync maka lagu seolah menyatu dengan otomatis. Bahayanya dengan cara ini berarti Fake DJ tidak akan berani tampil dengan alat yang tidak ada tombol syncnya yaitu selalu main pake controller. Padahal Sync itu tidak selamanya bisa muncul di layar dan tidak selamnya akurat di alat dj puluhan juta sekalipun. jadi bisa saja angka bpm kecepatan lagu sama dan tersynced tapi lagu tidak bisa blend dimixing. Teknologi tidak akan lebih baik dari indera manusia alias telinga. Karena jika sync rusak atau tidak ada berarti mixingan lagu mereka selama berjam jam akan terdengar hancur lebur dan penonton bubar bahkan memicu protes dan ujungnya pasti Fee dipotong.
  • Kedua: Fake DJ selalu butuh Waveform Graphic paralel. Karena tidak bisa membedakan lagu cepat atau lambat, ia membutuhkan visual untuk mengambil keputusan sebelum mixing ke lagu berikutnya, Kenyataannya tidak semua alat ada fasilitas grafik paralel ini. Sudah pasti dia bakal kelabakan jika harus ngejob tanpa grafik paralel dan berimbas juga pada jeleknya karir dan fee yang rendah
  • Ketiga: Fake DJ selalu was was jika menggunakan alat DJ lain yang ia tidak pernah gunakan atau selalu rela membawa alat sendiri dan selalu bingung mengoperasikan alat lain jika tidak ada bantuan teknis di lokasi. Bahayanya beberapa lokasi sudah memilik alat dj sendiri dan melarang seorang dj untuk membawa alat djnya sendiri.
  • Keempat: Fake DJ dalam tiap penampilannya selalu tidak berani terima request meskipun dalam format genre dan tempo yang sesuai format.Dia hanya berani tampil dengan lagu yang sudah dia siapkan sebelumnya di rumah. Lebih parahnya lagi dia sudah merekam utuh nonstopmix selama berjam jam untuk tinggal dia play dan joged aja di atas panggung, Ini yang paling parah, melakukan penipuan publik. Crowd atau EO pastinya harus ga rela keluar uang banyak hanya melihat DJ yang hanya joged diatas lagu tanpa bekerja mixing secara LIVE. kalo cuma joged, mending sewa dancer aja sekalian, lebih keren.
  • Kelima, Fake DJ selalu lebih fokus dengan penampilan dandanannya dan dance. Apalagi sampai dia maju ke depan dan dance di ujung panggung sambil mengumpulkan saweran, lalu yang mixng musiknya siapa? hehehe 
  • Keenam: Gaya colek sambel. Gaya colek sambel adalah saat Fake DJ berpura pura menekan atau memutar suatu tombol padahal tombol tersebut tidak ada fungsinya ke suara atau memang tidak ada suara yang masuk. biasanya lagu akan dia input melalui channel lain dan ia berpura pura memencet tombol dari channel yang kosong dan bodohnya lagi sering terlihat player deck djnya tidak menyala sama sekali, kabelnya tidak terpasang atau lampu volume meter di alat tidak bergerak dinamis untuk beberapa channel.
  • Ketujuh: Duo DJ Palsu atau Pake Joki DJ. Alias ini kombinasi 1 Fake DJ + 1 DJ Jockey. Cirinya, jika melihat 2 atau lebih DJ diatas booth panggung DJ, namun terlihat DJ yang satu selalu joged dan ga pernah sibuk dengan alat, namun yang satunya sangat serius dengan alat, Fix dj yang hanya joged itu adalah Fake DJ tidak mixing melainkan dimixingin sama DJ di sebelahnya saja. Sejatinya jika ada Duo DJ atau Tim DJ itu mereka harus unjuk skill bersamaan, Kalian bisa belajar dari contoh kejadian Paris Hilton saat perform DJ. Masa Disc Jockey di Jockey in ?
  • Kedelapan: Mungkin ia produser musik ternama tapi hanya belajar DJ tapi sangat sedikit cuma setara 1-2 hari belajar sehingga tidak semua ilmu dikuasai dan tidak ada pengetahuan troubleshoot alat tidak menguasai teknik mixing sederhana. Ini kejadian sama DJ David Guetta dan DJ Grimme yang bingung saat display BPM di layar tidak menunjukan BPM secara akurat dan hasilnya mixingnya berantakan dan malah menyalahkan alatnya di tengah tertawaan dan kekecewaan penonton yang teriak. Padahal seperti kami infokan sebelumnya display BPM itu di alat apapun termasuk yang paling mahal tidak akan akurat. alat hanya mendetek level peak rata2 volume untuk dihitung sebagai BPM, maka jika lagu yg dipakai konstan seperti house, progre, edm maka BPM menjadi lumaan akurat 95% . Tetapi jika berbeda genre seperti Trap, Hiphop, RnB, Ukg, Dnb, Amapiano dll maka angka bpm lebih sering menunjukan eror. Yang paling akurat adalah Earbeatmatching yaitu belajar mendengarkan melalui telinga secara detil buat menyamakan tempo secara manual.

Itulah sebagian ciri FDJ ( Fake DJ ). kalo kamu mau tau lebih banyak, kamu akan tau sendirinya jika sudah belajar jadi Real DJ di Da Beatmasta atau perhatikan video diatas. Tentunya kamu tidak mau jadi Fake DJ yang hanya bisa mixing di 1-2 genre saja, keterbatasan pengetahuan troubleshoot alat , skill hanya itu itu saja dan berujung karir singkat, fee rendah dan mempermalukan diri sendiri jika semua orang tau serta kehilangan kepercayaan eo , client dan orang lain. Belajar seutuhnya dengan ilmu Real DJ yang lengkap bersama kami agar karir DJ kamu tidak ada kendala selamanya.

Untuk kalian penikmat DJ atau pengguna jasa DJ seperti EO, promoters, dan juga crowds, jangan sia siakan membuang uang anda untuk memperkerjakan / menonton DJ di event anda. Jelilah memilah DJ dan selalu gunakan jasa Real DJ & Turntablist professional dari lulusan Da Beatmasta. Konsultasikan event anda bersama kami di 0851.57.504030 atau via https://s.id/dabeatmasta. 

 

Copyright 2026 Da Beatmasta. All Rights Reserved